You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Melihat Serunya Lomba Panca Dolanan di Pekan Olahraga Wanita
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Melihat Serunya Lomba Panca Dolanan di Pekan Olahraga Wanita

Wajah penuh semangat terlihat dari para peserta Pekan Olahraga Wanita 2019 saat mengikuti perlombaan olahraga tradisional Panca Dolanan di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Acaranya ramai banget dan seru,

Di perlombaan tersebut, para peserta yang terdiri dari anggota Dharwa Wanita Persatuan (DWP) DKI Jakarta dibagi per tim. Masing-masing tim harus mengikuti serangkaian lomba mulai dari balap karung, lari balok, enggrang batok, dodorongan hingga dompu.

Erni (41), salah anggota DWP dari Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta mengaku sangat antusias mengikuti perlombaan Panca Dolanan bersama timnnya.

900 Anggota DWP DKI Ikuti Pekan Olahraga Wanita di TMR

"Acaranya ramai banget dan seru. Walaupun panas-panasan kita tetap semangat," ujarnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (28/9).

Di tempat yang sama, Ketua DWP DKI Jakarta, Rusmiati Saefullah mengatakan, di acara ini, pihaknya bersama Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) melombakan 13 cabang olahraga (cabor). Di antaranya lomba ketapel, sumpitan, sarung karambia, panca dolanan, sapu lidi, karung estafet dan lain-lain.

"Kita mengangkat olahraga tradisional supaya bisa dikenal masyarakat lagi. Karena olahraga tradisional ini hampir punah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12268 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1368 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1350 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1013 personBudhi Firmansyah Surapati